Visi
“Menjadi lembaga pengembang pendidikan dan penjaminan mutu yang unggul, inovatif, dan berstandar internasional dalam mendukung UNAJA sebagai Applied Scienced and Socio-Technopreneurship University yang terpercaya.”
Misi
- Mengembangkan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan melalui implementasi PPEPP pada seluruh unit kerja.
- Meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi pedagogik dosen, melalui pelatihan, pendampingan, sertifikasi, dan inovasi Merdeka Belajar.
- Mengembangkan kurikulum yang adaptif dan berbasis socio-technopreneurship sesuai perkembangan IPTEK, kebutuhan industri, dan capaian pembelajaran lulusan.
- Meningkatkan budaya mutu akademik melalui audit mutu internal, monitoring-evaluasi, dan sistem reward–punishment yang transparan.
- Mengembangkan sistem informasi mutu dan pembelajaran digital untuk mendukung tata kelola akademik modern dan layanan terintegrasi.
- Memperkuat kerja sama mutu dengan lembaga akreditasi, perguruan tinggi, industri, dan organisasi profesi dalam rangka peningkatan akreditasi dan kualitas akademik.
Tujuan
- Menghasilkan implementasi SPMI yang efektif sehingga mutu akademik seluruh unit meningkat secara terukur.
- Terwujudnya pembelajaran berkualitas dan berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) yang mendukung kompetensi lulusan UNAJA.
- Meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional dosen, termasuk kemampuan digital learning dan penjaminan mutu.
- Menghasilkan kurikulum unggul dan adaptif serta berbasis socio-technopreneurship sesuai tuntutan industri dan masyarakat.
- Mewujudkan peningkatan akreditasi program studi dan institusi melalui pendampingan sistematis dan pemenuhan standar mutu.
- Mengembangkan data mutu yang akurat dan terintegrasi untuk mendukung kebijakan berbasis bukti (evidence-based decision making).
- Meningkatkan budaya mutu di seluruh program studi, fakultas, dan unit kerja UNAJA.
Sasaran
- Implementasi siklus PPEPP berjalan 100% di seluruh prodi/unit.
- Peningkatan nilai akreditasi institusi dan prodi menuju “Baik Sekali” dan “Unggul”.
- Terbentuknya Gugus Penjaminan Mutu (GKM) di seluruh fakultas & unit penjaminan mutu (UPM) di seluruh prodi.
- Meningkatnya kepatuhan terhadap standar mutu minimal 90% pada setiap AMI.
- Tersedianya SIM-Mutu terintegrasi untuk audit, monev, dokumen SPMI, dan pelaporan.